Keberadaan Ahok atau Basuk seorang tahanan Penista Agama saat ini seperti di telan bumi, sejak ditetapkan sebagai tersangka, terdakwa dan dijebloskan ke penjara baik di Cipinang maupun di Mako Brimob. Pasca itu, Ahok tidak pernah jumpa atau menemui lagi para penggemarnya atau pemilihnya. Sehingga seakan masyarakat dibikin lupa oleh Media, agar peristiwa ini tidak diingat-ingat oleh para warga masyarakat Indonesia.
Sampai sejauh ini banyak orang yang penasaran dimana Ahok sebenarnya, bahkan Kuasa Hukum Al Khathtathpun tidak pernah menjumpai Ahok di Mako Brimob padahal satu tempat yang sama. Begitu juga para sipir atau petugas yang berada dalam Mako tersebut, jawabanya sama yaitu "Tidak Tahu", Rasa penasaran dan aksi curiga itu boleh-boleh saja, sepanjang penasaran itu tidak menusuk di kalbu dan jiwa. Ketidaktahuan inilah dari petugas di Mako Brimob perlu dipertanyakan, apakah karena tidak mau urusan dengan masalah ini, ataukah kasus ini tidak menarik ? atau mungkin karena dibayar, dibayar untuk tidak memberitahu kepada siapapun tentang keberadaan si Ahok. Tetapi menurut pak Gayus, bahwa apabila ditahan di Mako, bisa keluar masuk penjara, misalnya jam sekian pulang ke rumah, dan jam sekian pula sudah berada di Mako Brimob.
Tetapi hal tersebut tidak terjadi pada Ahok, buktinya tidak ada di tempat semenjak dipindah dari Cipinang? Ada apa yah? Apa mungkin sedang berlibur ke nenek moyangnya atau pindah negara barangkali, seperti yang diceritakan oleh keluarganya, yang akan pindah ke negara lain. Masalah pindahan itu hak seseorang, tetapi kalau pindah juga perlu dipertanyakan juga, kenapa harus pindah, karena di Indonesia saja negara yang tenteram di dunia. Atau alasan lain hingga mereka menutup diri, sebab begini.
Rasa malu yang luar biasa, apabila orangtuanya masuk penjara apalagi si Ahok pejabat publik yang secara genah telah menista agama lain. Atau barangkali karena etnis China enggan untuk di penjara walau dia mempunyai kesalahan fatal (Kalau di negeri chinapun ada penjara khusus orang-orang china). Rasanya seperti apa dari pejabat akhirnya dipenjara, mungkin mempunyai rasa gengsi yang tinggi. Sebab kaum ini sepertinya ingin yang enak-enak (kehidupan di dunia saja). Tidak menutup kemungkinan, Ahok dijadikan tahanan kota agar dia bisa leluasa masuk keluar dengan leluasa, tetapi kalau dia keluar tentu akan berkunjung dengan orang tertentu juga, sebab bila dilihat secara langsung oleh umum, maka akan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus kisruh.
Ahok Dimana, Jawabanya : Saya Tidak Tahu itulah jawabanya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar