Baru diketemukan sebuah peninggalan arkeologi di kota Meksiko yaitu peninggalan sisa-sisa dari suku Aztec dan lapangan bola digunakan untuk upacara pengorbanan manusia. Selama beratus tahun bahwa kuil tersebut terkubur di bawah bangunan hotel di tahun 1950an dan terletak di belakang Katederal Katolik Roma. Penggailan atas penemuan ini diumumkan pada ahad lalu, dan para arkeologi menyatakan bahwa kuil dan lapangan bola tersebut mengungkap lokasi-lokasi penting lainnya dari ibukota Aztec. Tenochtitlan yang dijajah oleh Spanyol sekitar 500 tahun yang lalu. Sejauh ini para penelitia menemukan beberapa bagian fondasi untuk dasar kuil kuno yang berbentuk lingkaran. Suku Aztec kuno ini telah mendedikasikan kuil tersebut bersamaan dengan lapangan bolanya yang diperuntukan Dewa Angin Ehecatl, Dan di samping lapangan bola tersebut, ditemukan juga tumpukan tulang-tulang leher manusia (lalki-laki). Diperkirakan tumpukan tulang tersebut merupakan bahan persembahan yang disertakan dengan permainan bola, dan terletak di dekat tangga. Belakangan ini diketahui bahwa tulang leher merupakan leher dari para korban persembahan yang dipenggal. Bangunan tersebut dibangun oleh kaisar Aztec. dimana Azhuizol memimpin kerajaan dari tahun 1486 hingga 1502,
Arkeolog Aztec, Eduardo Matos, berkata bahwa puncak kuil tersebut kemungkinan besar dibangun menyerupai bentuk ular yang melingkar. Para pendeta Aztec kemudian akan memasuki kuil tersebut melalui pintu yang berbentuk seperti hidung ular.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar