Pakar kesehatan telah meminta pemerintah untuk bersiap menghadapi yang terburuk dan untuk menyiapkan mitigasi nasional terhadap varian Omicron, karena kasus baru dari varian COVID-19 yang baru ditemukan hampir dua kali lipat minggu lalu untuk memicu kekhawatiran penularan komunitas.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengkonfirmasi dengan salah satu koran online pada hari Minggu bahwa 26 kasus Omicron telah terdeteksi di antara kedatangan internasional baru-baru ini, termasuk 25 warga negara Indonesia dan satu warga negara Nigeria. Petugas kesehatan Indonesia lainnya di Rumah Sakit Darurat Desa Atlet juga dinyatakan positif varian tersebut, sehingga penghitungan nasional menjadi 46 kasus. Sebagian besar kasus Omicron dikarantina di Wisma Atlet, fasilitas olahraga di Kemayoran, Jakarta Pusat yang tahun lalu diubah menjadi rumah sakit darurat dan pusat karantina COVID-19 milik negara, sementara sisanya diisolasi di Rumah Sakit Infeksi Sulianti Saroso. Rumah Sakit Penyakit (RSPI) Jakarta Utara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar